Header Ads

  • Breaking News

    Selamat datang di situs kami LEMBAGA MABN & MEDIA JEESPE, semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.

    Tragedi Bengkalis: Pekerja dan Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Diduga Libatkan Aparat”

     


    Jawasumatrapost:/-Bengkalis, 30 Oktober 2025 –Insiden memilukan terjadi di Kabupaten Bengkalis pada 18 Oktober 2025. Seorang pekerja menjadi korban pemukulan dan penyiksaan oleh oknum penjaga di lokasi tempat mereka bekerja. Tak hanya itu, seorang wartawan yang mencoba meliput kejadian justru ikut menjadi sasaran kekerasan.

    Dari keterangan yang diperoleh, aksi brutal itu terjadi ketika korban tengah bekerja di salah satu lokasi proyek. Entah karena kesalahpahaman atau arogansi pihak tertentu, korban tiba-tiba dipukul dan disiksa oleh penjaga lokasi. Wartawan yang mencoba merekam kejadian itu dengan kamera justru diserang, dipukul di bagian kepala hingga mengalami luka robek.

    > “Saya hanya menjalankan tugas jurnalistik, tapi malah diserang. Kepala saya robek, darah keluar banyak,” ujar wartawan yang menjadi korban, dengan suara gemetar menceritakan kejadian tersebut.


    Peristiwa ini sontak memicu kemarahan dan keprihatinan masyarakat Bengkalis, terutama kalangan jurnalis dan aktivis hak asasi manusia. Mereka mengecam keras tindakan kekerasan terhadap pekerja dan wartawan yang tengah menjalankan tugasnya.

    Beberapa organisasi pers lokal juga mendesak pihak kepolisian segera menindak tegas para pelaku, tanpa pandang bulu, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

    Foto dikutip dari tiktok

    > “kami mintak keadilan atas penyiksaan dan pemukulan terhadap seorang pekerja.kami disiksa dan tangan kami diikat.begitu juga wartawan yang membantu kami kenak imbas pemukulan dikepala.kami berharap ada keadilan atas pemukulan.karna oknum atas pemukulan ada seorang aparat negara,ucap warga setempat 


    Hingga saat ini belum ada keadilan . Namun masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan para korban mendapat perlindungan serta keadilan yang seharusnya.

    Kekerasan terhadap pekerja dan jurnalis bukan hanya mencoreng wajah kemanusiaan dan termasuk HAM(hak asasi manusia), tapi juga menjadi tamparan keras bagi dunia kerja dan kebebasan pers di daerah ini.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad