Freedom House Luncurkan “Freedom on the Net 2025”: Masa Depan Internet Global di Persimpangan Jalan
Jawasumatrapost, D.C., 24 Oktober 2025 — Organisasi internasional Freedom House mengumumkan peluncuran laporan tahunan bertajuk “Freedom on the Net 2025: Masa Depan Internet Global yang Tak Pasti”, sebuah publikasi bergengsi yang menyoroti kondisi kebebasan digital di berbagai belahan dunia.
Acara peluncuran ini akan menghadirkan presentasi temuan utama laporan tahun 2025, diikuti dengan sesi diskusi mendalam bersama para pakar global yang akan membedah tren kebebasan internet, perkembangan di tingkat negara, serta strategi efektif untuk melindungi ruang digital yang kian terancam.
Dalam pengumumannya, Freedom House menekankan bahwa dunia kini menghadapi “persimpangan kritis dalam kebebasan online,” di mana kemajuan teknologi sering kali dibayangi oleh peningkatan pengawasan, sensor digital, dan pembatasan ekspresi di internet.
> “Kebebasan internet bukan hanya isu teknologi — ini adalah isu hak asasi manusia,“Laporan tahun ini menjadi peringatan penting bahwa masa depan digital harus dibangun di atas transparansi, akses terbuka, dan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi.”
Meskipun daftar pembicara dan panelis akan diumumkan kemudian, Freedom House memastikan bahwa acara ini akan menghadirkan tokoh-tokoh penting dari sektor teknologi, kebijakan publik, dan advokasi hak digital yang akan memberikan pandangan strategis terhadap tantangan baru di dunia maya.
Dengan meningkatnya tekanan terhadap kebebasan berekspresi di berbagai negara, laporan Freedom on the Net 2025 diharapkan menjadi tolak ukur penting bagi masyarakat sipil dan pemerintah dalam membangun internet yang lebih bebas, inklusif, dan aman bagi semua pengguna.




Tidak ada komentar