BELU/SELASA TGL 6 -2026— Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Adat Nusantara (MABN) menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ucapan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum MABN Raphael Fahik, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua Yosef Ngange, S.H., serta seluruh jajaran dan anggota MABN.
Dalam pernyataannya, MABN menyampaikan penghargaan atas pengabdian TNI dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Selamat Hari Ulang Tahun TNI ke-81. Semoga TNI senantiasa semakin profesional, solid, dan terus mengabdi kepada bangsa dan negara serta berada bersama rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian pernyataan MABN.
Ketua Umum MABN Raphael Fahik, S.H., M.H., mengatakan momentum HUT TNI menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi terhadap para prajurit yang menjalankan tugas negara di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut MABN, keberadaan TNI memiliki peran penting dalam sistem pertahanan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia yang memiliki karakter geografis dan sosial yang beragam.
Sementara itu, Wakil Ketua MABN Yosef Ngange, S.H., bersama seluruh jajaran organisasi turut menyampaikan harapan agar TNI terus menjaga profesionalitas, integritas, kedisiplinan, serta kedekatan dengan masyarakat.
MABN juga menilai hubungan yang baik antara institusi pertahanan dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan nasional serta memperkuat ketahanan sosial di tengah keberagaman Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi pertahanan Indonesia sekaligus pengingat mengenai pentingnya pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
Atas nama Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat Adat Nusantara (MABN), Ketua Umum Raphael Fahik, S.H., M.H., Wakil Ketua Yosef Ngange, S.H., beserta seluruh jajaran dan anggota MABN menyampaikan:
“DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA KE-81.”
Jayalah TNI.
Bersama rakyat menjaga Indonesia.
NKRI harga mati.
